Posted on

Ketentuan Layanan Untuk Reseller | Arena Pulsa Reload

ketentuan layanan

Ketentuan Layanan Untuk Reseller | Arena Pulsa Reload

http://1.bp.blogspot.com/-jNWctHOdx-I/Vhtrxc_UqVI/AAAAAAAACHA/AHhDs565g1Q/s1600/termsofservice.png

  1. Arena Pulsa Reload merupakan program pengisian pulsa elektrik berlangganan independen. Tidak berafiliasi dalam bentuk apapun dengan bank pemerintah ataupun bank swasta lainnya. Dalam hal menyelenggarakan program pengisian pulsa elektrik satu chip all operator.
  2. Arena Pulsa Reload selalu menjaga kerahasiaan data pelanggan seperti nama, nomor telepon dan alamat sesuai dengan aturan-aturan syarat dan ketentuan layanan untuk reseller.
  3. Setiap reseller Arena Pulsa Reload wajib memahami dan mematuhi seluruh aturan syarat dan ketentuan layanan. Yaitu aturan yang dibuat oleh pihak Arena Pulsa Reload tanpa terkecuali sebelum melakukan pendaftaran.
  4. Arena Pulsa Reload berhak penuh untuk menentukan apakah seseorang diterima sebagai member Arena Pulsa Reload atau tidak.
  5. Perubahan harga pulsa elektrik akan selalu kami beritahukan kepada seluruh reseller melalui info pada reply / laporan transaksi pulsa ataupun web report Arena Pulsa Reload.
  6. Arena Pulsa Reload bekerjasama dengan pihak ketiga (dealer resmi atau pihak yang menyelenggarakan host to host) dalam pengisian pulsa elektrik kepada member. Keterlambatan atau kendala teknis lain dalam pengisian pulsa elektrik akan diselesaikan oleh dan dengan cara yang biasa dilakukan oleh pihak ketiga tersebut melalui Arena Pulsa Reload.
  7. Apabila terjadi keterlambatan atau kesalahan dalam pengisian pulsa maka komplain akan direspon maksimal 1×24 jam setelah mengirimkan komplain sesuai format yang ditentukan pihak Arena Pulsa Reload.
  8. Arena Pulsa Reload berhak memberhentikan keanggotaan reseller secara sepihak apabila member dinilai melanggar aturan syarat dan ketentuan layanan Arena Pulsa Reload.

  9. Apabila reseller mengalami musibah yang membuatnya tidak lagi mampu menjalankan kewajiban dan mengambil haknya. Maka segala hak dan kewajiban akan dialihkan ke anggota keluarganya. Apabila tidak ada yang bersedia, maka akan diberhentikan keanggotaannya dan diserahkan semua haknya ke anggota keluarga tersebut. Sedangkan downlinenya diambil-alih oleh Arena Pulsa Reload.
  10. Arena Pulsa Reload menerima semua data yang tertera, apabila ada kesalahan atau pemalsuan data maka menjadi tanggung jawab penuh reseller, bukan tanggung jawab Arena Pulsa Reload.
  11. Besarnya saldo deposit , bonus dan lain-lain mutlak menuruti database yang dimiliki Arena Pulsa Reload. Dan tidak dapat diganggu-gugat dan pencatatannya sesuai dengan syarat dan ketentuan layanan yang telah ditentukan.
  12. Apabila reseller memutuskan untuk mengakhiri keanggotaannya di Arena Pulsa Reload. Maka segala hak yang belum diterima akan diserahkan secara penuh melalui mekanisme yang ditentukan oleh Arena Pulsa Reload. Sedangkan downlinenya diambil-alih oleh Arena Pulsa Reload.
  13. Pihak Arena Pulsa Reload berhak menambah, mengurangi dan atau mengubah isi aturan syarat dan ketentuan layanan Arena Pulsa Reload. Perubahan dimaksud bisa tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada member dan bersifat mengikat kepada seluruh reseller.
  14. Apabila terjadi kerusakan database, maka saldo reseller akan kami input dengan melakukan validasi bukti transaksi terakhir yang sebenar-benarnya. Perbuatan reseller yang terbukti memanipulasi data saldo terakhir maka kami berhak menghanguskan seluruh sisa saldo reseller tersebut.
  15. Apabila sampai terjadi musibah pailit keuangan (bankrut) di Arena Pulsa Reload. Maka semua yang menjadi hak reseller Arena Pulsa Reload akan di kembalikan sesuai database yang dimiliki Arena Pulsa Reload. Dan tidak bisa diganggu-gugat dan diselesaikan secara kekeluargaan dan tanpa melibatkan pihak ketiga.
  16. Jika ada hal yang belum jelas dapat anda tanyakan melalui kontak yang kami sediakan.
  17. Dengan mendaftar ke Arena Pulsa Reload baik melalui web ini maupun web afiliasi yang lain serta melalui perwakilan master dealer/dealer kami, maka reseller dinyatakan setuju dengan syarat dan ketentuan layanan yang berlaku di Arena Pulsa Reload.
Posted on

Cara Mendaftar Agen Penjualan Pulsa Elektrik dan Kuota Internet

Produk dan Harga Real Time untuk Agen Arena Pulsa

Cara Mendaftar Agen Penjualan Pulsa Elektrik dan Kuota Internet

httparenapulsareloadblogspotcoidppendaftaranhtml

#Arenapulsareload.com – Cara Mendaftar menjadi Agen Penjualan Pulsa Elektrik dan Paket data Internet Tanpa Ganti Kartu bisa dilakukan melalui handphone secara otomotis terdaftar di server pulsa arena pulsa reload.

Pendaftaran Via SMS

Anda dapat melakukan pendaftaran melalui SMS. Cara pendaftaran melalui SMS adalah sebagai berikut :
  1. Silahkan kirim SMS melalui nomor yang akan didaftarkan dengan format sebagai berikut :
    Format

    DaftarHP#Nama#Kota

    Contoh

    DaftarHP#ArenaPulsa#Klaten

    Kirim Ke :(Pilih salah satu)

    085857568845
    085877163301
    081219388802
    082242892840
    089623046878

  2. Tunggulah beberapa saat. Server kami akan memproses SMS pendaftaran anda. Jika anda berhasil terdaftar di server kami, maka anda akan mendapatkan SMS balasan yang berisi informasi ID Agen anda dan PIN transaksi anda.
    Reply Pendaftaran Sukses

    Yth. ArenaPulsa, Selamat Bergabung dg Arena Pulsa Reload. Kode agen anda AP1426, PIN 1234. Segera ganti PIN utk keamanan akun anda.

  3. Demi keamanan, harap segera mengganti PIN standart anda setelah terdaftar di server kami.
    Format

    GP.PinLama.PinBaru

    Contoh

    GP.1234.2589

    Contoh Reply Sukses

    PIN Anda ArenaPulsa (AP1426) berhasil diubah. Saldo 0. @20/05/16 04:27

  4. Ambil Tiket Deposit sebelum melakukan Transfer Bank untuk Deposit.
    Format

    Tiket.Nominal.Pin

    Contoh

    Tiket.100000.1234

    Contoh Reply Sukses

    Mhn transfer Rp 100.168 ( HARUS SAMA ) ke
    BRI : 673101009154536
    Mandiri : 9000020985926
    BNI : 0371577235
    BCA : 4565111532
    Rekening a/n Anton Febriyanto
  5. Segera lakukan Transfer sejumlah Nominal sesuai SMS Balasan ke Rekening Bank yang ditunjuk pada SMS Balasan yang sama.

Hubungi Customer Service

Jika anda telah melalukan pendaftaran melalui form pendaftaran dan melalui SMS namun tidak juga mendapatkan balasan dari server, maka anda dapat menghubungi CS untuk melakukan pendaftaran menjadi agen Arena Pulsa Reload di Nomer 089686286719 – SMS / Whatsapp
Posted on

Faedah Baca Al Qur’an Tanpa Paham Artinya

Baca Al Qur'an Tanpa Paham Artinya

FAEDAH BACA AL QUR’AN TANPA PAHAM ARTINYA

Al-Quran sesungguhnya merupakan kitab yang berisi petunjuk dasar untuk hidup di alam dunia. Dengan menggunakan petunjuk itulah, kita diminta oleh Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah dalam arti luas, bukan terbatas pada ruang lingkup ritual dan sakral, tetapi seluruh aplikasi kehidupan manusia sesungguhnya bagian dari ibadah. Tanpa menggunakan petunjuk itu, maka apapun yang kita niatkan sebagai ibadah akan sia-sia.

Maka selayaknya sebagai muslim, kita bukan sekedar hanya membaca Al-Quran sebagai ritus ibadah, tetapi lebih dari itu, seharusnya kita mempelajari maknanya, mendalami esensi isinya, serta pengimplementasikan perintah-perintah yang ada di dalamnya menjadi suatu tindakan yang nyata.

Al-Quran sendiri telah mengumpamakan orang yang membaca kitab namun tidak mengerjakan isinya seperti layaknya keledai yang memanggul kitab.

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim. (QS. Al-Jumu’ah: 5)

Maka menjadi kewajiban kita untuk mempelajari isi kitabullah, sebagaimana ciri orang yang bersifat rabbani.

Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (QS. Ali Imran: 79)

Perintah untuk melakukan tadabbur Al-Quran juga kita dapati sebagai sebuah keharusan sebagai seorang muslim.

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quraan ataukah hati mereka terkunci? (QS. Muhammad: 24)

Sekedar Membaca pun Ibadah

Namun tidak dapat kita pungkiri bahwa Al-Quran itu memang lain dari wahyu yang lain. Salah satu kelebihannya adalah bila dibaca, meski tidak dipahami maknanya, Al-Quran tetap mendatangkan pahala. Walaupun manfaatnya menjadi sangat sedikit dibandingkan bila kita paham maknanya.

Namun perintah membaca tetap ada, sehingga meski kita belum menguasai bahasa arab, tetap saja membaca Al-Quran merupakan perintah dari Allah SWT. Perintah untuk membaca Al-Quran kita temukan bertebaran di dalam Al-Quran sendiri, di antaranya ayat berikut ini:

Bacalah apa yang mudah dari Al-Qur’an.(QS. Al-Muzzammil: 20)

Selain ayat Quran juga banyak hadits nabawi yang menganjukan kita untuk membaca Al-Quran, tanpa menekankan pentingnya kita mengerti maknanya.

1. Orang yang Baca Al-Quran dengan Yang Tidak Baca Berbeda

Salah satu nash hadits secara tegas membandingkan orang yang membaca Al-Quran dengan yang tidak membaca Al-Quran.

Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda, “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur`an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur`an bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur`an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur`an bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari hadits ini jelas sekali bahwa sekedar membaca Al-Quran atau tidak membacasudah membedakan kedudukan seseorang. Berarti ada nilai tersendiri untuk sekedar membaca Al-Quran.

2. Bersama Malaikat

Hadits ini juga sangat eksplisit menyebutkan tentang orang yang membaca Al-Quran, yaitu dijanjikan Allah akan di tempat bersama dengan para malaikat.

Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran.” (HR Bukhari Muslim)

Semakin tegas lagi ketika lafadz hadits ini menyebutkan kasus orang yang membaca Al-Quran dengan terbata-bata yang tetap saja akan diberikan pahala. Jelas menunjukkan tentang pentingnya membaca Al-Quran.

3. Bacaan Quran adalah Syafaat

Selain itu juga kita temukan adanya dalil yang menyebutkan tentang salah satu fungsi bacaan Quran sebagai syafaat yang akan menolong kita di hari akhir nanti.

Dari Abu Umamah Al-Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda, “Bacalah Al-Qur`an!, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (HR Muslim)

4. Diberi Pahala per Huruf

Dan semakin tegas lagi pentingnya membaca Al-Quran ketika Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata bahwaRasulullahSAW, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” (HR At Tirmidzi dan berkata, “Hadits hasan shahih).

Betul-betul disebutkan bahwa membaca Al-Quran itu berpahala dan pahalanya dihitung perhuruf, di mana setiap huruf akan dikalikan sepuluh kebajikan.

Semua dalil ini menunjukkan bahwa sekedar membaca Al-Quran tanpa memaham arti, juga sudah mendatangkan pahala. Namun kalau kita bandingkan dengan dalil-dalil yang lain, tentu pahalanya akan menjadi lebih berkah, lebih banyak dan lebih besar, manakala kita pun juga mengerti dan paham makna bacaan yang kita baca.

Wallahu a’lam bishshawab

Kisah Morivasi & Inspirasi

Ada seorang remaja bertanya kepada kakeknya: “Kakek, apa gunanya aku membaca Al qur’an, sementara aku tidak mengerti arti dan maksud dari Al qur’an yang kubaca “.

Lalu si kakek menjawabnya dengan tenang: “ Cobalah ambil sebuah keranjang sampah ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku dengan sekeranjang air. “

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tapi semua air yang dibawanya jatuh habis, sebelum ia sampai di rumah.

Kakeknya berkata:“Kamu harus berusaha lebih cepat “

Kakek meminta cucunya kembali ke sungai. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong (tanpa air) sebelum sampai di rumah.

Dia berkata kepada kakeknya:“ Tidak mungkin aku bisa membawa sekeranjang air. Aku ingin menggantinya dengan ember “.

“Aku ingin sekeranjang air, bukan dengan ember “ Jawab kakek.

Si anak kembali mencoba, dan berlari lebih cepat lagi. Namun tetap gagal juga. Air tetap habis sebelum ia sampai di rumah. Keranjang itu tetap kosong.

“Kakek…ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja. Air pasti akan habis di jalan sebelum sampai di rumah“

Kakek menjawab:“Mengapa kamu berpikir ini tidak ada gunanya? Coba lihat dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu “

Anak itu memperhatikan keranjangnya, dan ia baru menyadari bahwa keranjangnya yang tadinya kotor berubah menjadi sebuah keranjang yang BERSIH, luar dan dalam.

“Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Al Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti sama sekali. Tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu sadari kamu akan berubah, luar dan dalam. Itulah pekerjaan Allah dalam mengubah kehidupanmu…!”

Subhanallah..

Tidak ada yang sia-sia ketika kita membaca Al Qur’an.Mari kita lebih sering lagi membacanya. Meski kadang tidak tahu “arti” nya, namun tetap harus berusaha untuk memahami “arti” nya

“ALLAHUMMA Ya Allah rahmatilah hidup kami dg Al qur’an, dan jadikanlah Alqur’an itu imam, cahaya, hidayah dan rahmat untuk kami dan keluarga kami..Aamiin”

Subhanallah…

Semoga yang “membagikan” tausiyah ini semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah serta anak yang sholeh/sholeha hingga bisa masuk surga melalui pintu mana saja yang dikehendaki.

Aamiin ya Rabbal’alamiin

Mari bersama-sama menebarkan kebaikan!

Posted on

Cara Mengerjakan Shalat Tahajud atau Sholat Malam

Sholat Tahajud

Cara Mengerjakan Shalat Tahajud masih sama dengan mengerjakan shalat – shalat pada umumnya di awali dengan bacaan niat Shalat dan diakhiri dengan Salam, hanya saja terdapat perbedaan bacaan niat shalatnya. Berikut tata cara sholat tahajud sesuai dengan runtutannya.

  1. Mengucapkan niat sholat Tahajud pelan dan menghayati artinya dalam hati
  2. Mengucapkan takbir (Allahhuakbar) sambil mengangkat kedua tangan ke atasseperti takbir sholat biasanya
  3. Membaca doa iftitah. Karena sifatnya sunnah, akan lebih baik apabila dilakukan
  4. Membaca surat Al-fatihah.
  5. Membaca surat pendek Al Quran seperti An-Nas, Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau surat lainnya dalam Al Quran.
  6. Melakukan gerakan ruku’, i’tidal, sujud, hingga salam sambil membaca bacaan untuk gerakan tersebut.
  7. Untuk rakaat selanjutnya, ikuti langkah 2-6
  8. Setelah salam, Anda disunahkan membaca wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, dan doa sholat tahajud

Demikian tata cara sholat tahajud, alangkah indahnya bila kita dapat melaksanakan sholat tahajud setiap hari.

Bacaan Sholat Tahajud

Bacaan Shalat Tahajud masih sama dengan mengerjakan shalat – shalat pada umumnya

Waktu Sholat Tahajud

waktu sholat tahajud

Melaksanakan sholat tahajud  bisa menggunakan beberapa waktu sholat tahajud yang dianjurkan untuk dikerjakan:

  1. 1/3 pertama malam, kira-kira berkisar jam 19.00 hingga jam 22.00, ini saat utama
  2. 2/3 pertama malam, kira-kira, berkisar jam 22.00 sampai jam 01.00, ini saat yang lebih utama
  3. 1/3 pertama malam terakhir, berkisar dari jam 01.00 sampai masuknya waktu subuh, ini saat yang paling utama

Jumlah Rakaat Sholat Tahajud

Jumlah rakaat salat tahajud adalah tidak terbatas,paling sedikit 2 rakaat dan dikerjakan dalam dua rakaat satu salam.

Niat sholat tahajud

Niat Sholat Tahajud tidak berbeda dengan niat sholat pada umumnya, hanya diganti dengan sholatnya saja.


Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah”

Doa Sholat Tahajud

Setelah selesai shalat tahajud hendaknya kita perbanyak istighfar memohon ampunan Alloh SWT.Sebenarnya tidak ada bacaan doa tertentu yang dikerjakan setelah sholat tahajud,Namun kebiasaan Rasulullah SAW Selalu membaca Doa Sholat Tahajud.

.اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

 

Untuk yang belum pandai membaca doa dalam bahasa arab, anda bisa membaca Doa sholat tahajud dalam teks latin di bawah ini, tapi alahkah indahnya bila mulai saat ini anda belajar bahasa arab sehingga doa doa bisa dibaca dengan mudah.

ALLAAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA MALIKUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTAL HAQQU, WA WA’DUKAL HAQQU, WA LIQAA’UKA HAQQUN, WA QAULUKA HAQQUN, WAL JANNATU HAQQUN, WANNAARU HAQQUN, WANNABIYYUUNA HAQQUN, WA MUHAMMADUN SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WASALLAMA HAQQUN WASSAA’ATU HAQQUN. ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU, WA BIKA AAMANTU, WA ‘ALAIKA TAWAKKALTU, WA ILAIKA ANABTU, WA BIKA KHAASHAMTU, WA ILAIKA HAAKAMTU, FAGHFIRLII MAA QADDAMTU, WA MAA AKH-KHARTU, WA MAA ASRARTU, WA MAA A’LANTU, WA MAA ANTA A’LAMU BIHIMINNII. ANTAL MUQADDIMU, WA ANTAL MU’AKHKHIRU, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

Arti Do’a Sholat Tahajud

Artinya: “Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya.
Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum.

Keajaiban Sholat Tahajud

Di antaranya :

Menjaga kesehatan.

Tidak diragukan lagi, shalat Tahajud menjadi terapi pengobatan terbaik dari berbagai macam penyakit. Karena itu, orang-orang yang membiasakan diri untuk Tahajud akan memiliki daya tahan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit.

Rasulullah SAW bersabda, “Lakukanlah shalat malam karena itu adalah tradisi orang-orang saleh sebelum kalian, sarana mendekatkan diri kepada Allah, pencegah dari perbuatan dosa, penghapus kesalahan, dan pencegah segala macam penyakit dari tubuh.” (HR Tirmidzi).

Menjaga ketampanan atau kecantikan.

Setap manusia pasti mendambakan ketampanan atau kecantikan dalam dirinya. Melalui terapi shalat Tahajud, seseorang dapat meraih apa yang didambakannya tanpa mengeluarkan biaya sepersen pun. Yaitu, jaminan ketampanan atau kecantikan yang dihasilkan dari shalat Tahajud tidak terbatas pada tampilan lahir, juga dapat menghasilkan ketampanan atau kecantikan batin.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya.” (HR Ibnu Majah).

Meningkatkan produktivitas kerja yang berbasis spiritualitas.

Karena itu, salah satu program untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang andal secara intelektual, emosional, dan spiritual adalah membiasakan shalat Tahajud pada setiap malamnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Setan membuat ikatan pada tengkuk salah seorang di antara kalian ketika tidur dengan tiga ikatan dan setiap kali memasang ikatan dia berkata: ‘Malam masih panjang, maka tidurlah.’ Jika orang tadi bangun lalu berzikir kepada Allah SWT, terlepas satu ikatan. Jika dia berwudhu, terlepas satu ikatan yang lainnya. Dan jika dia melaksanakan shalat, terlepas semua ikatannya. Pada akhirnya, dia akan menjadi segar (produktif) dengan jiwa yang bersih. Jika tidak, dia akan bangun dengan jiwa yang kotor yang diliputi rasa malas.” (HR Bukhari).

Mempercepat tercapainya cita-cita dan rasa aman.

Selain dengan usaha (ikhtiar) secara maksimal guna menggapai cita-cita dan rasa aman, seseorang hendaknya membiasakan diri untuk shalat Tahajud karena doa yang mengiringi Tahajud akan dikabulkan oleh Yang Maha Mengabulkan.

Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah sesungguhnya Allah tertawa terhadap dua orang laki-laki: Seseorang yang bangun pada malam yang dingin dari ranjang dan selimutnya, lalu ia berwudhu dan melakukan shalat. Allah berfirman kepada para malaikat-Nya, ‘Apa yang mendorong hamba-Ku melakukan ini?’ Mereka menjawab, ‘Wahai Rabb kami, ia melakukan ini karena mengharap apa yang ada di sisi-Mu.’” Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku telah memberikan kepadanya apa yang ia harapkan (cita-citakan) dan memberikan rasa aman dari apa yang ia takutkan.” (HR Ahmad).

Demikian informasi mengenai Niat , Doa , Tata Cara Dan Manfaat Sholat Tahajud. Semoga dapat bermanfaat untuk anda baik itu Niat , Doa , Tata Cara Dan Manfaat Sholat Tahajud

Posted on

Mengenal Hadist, ” Sampaikan Ilmu Dariku Walau Satu Ayat “

Sampaikan Ilmu Dariku Walau Satu Ayat

Dakwah adalah satu kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dari sudut bahasa, dakwah artinya mengajak atau menyeru.

Adapun istilah dakwah yang biasa kita gunakan memiliki pengertian yang lebih khusus: mengajak dan menyeru manusia ke jalan Allah (da’watun naas ilallah). Ini artinya sangat luas, yakni mengajak dari kekafiran kepada keimanan, dari syirik kepada tauhid, dari kesesatan kepada petunjuk, dari kebodohan kepada ilmu, dari kehidupan jahiliyah kepada kehidupan islami, dari kemaksiatan kepada ketaatan, dari bid’ah kepada sunnah, dari keburukan kepada kebaikan.

Dari pengertian dakwah yang seperti ini, sebetulnya dakwah itu sangat luas. Dakwah tidak hanya terbatas pada ceramah agama dan tabligh akbar. Segala usaha dan upaya yang kita lakukan untuk mencapai dakwah walau satu ayat sebagaimana tersebut diatas adalah dakwah. Karena itu, dakwah sebetulnya bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari yang paling sederhana seperti memberi nasihat kepada teman kita, memberikan sedikit ilmu yang kita ketahui kepada orang lain, atau memberikan keteladanan yang baik.

Nah, dengan pemahaman seperti ini, sebetulnya semua orang bisa menyampaikan dakwah walau satu ayat. Dakwah bukan monopoli para ustadz atau para kyai. Siapapun bisa berdakwah, tentu saja sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya masing-masing. Inilah makna dari sabda Rasulullah saw: Ballighuu ‘annii walau aayat ‘Sampaikan dariku meski hanya satu ayat.’ Ini artinya, jika engkau tahu satu ayat, sampaikan satu ayat. Jika engkau tahu dua ayat, sampaikan dua ayat. Demikian seterusnya. Jangan sampai kita tahu satu ayat – apalagi lebih – tetapi kita diam saja atau bahkan menyembunyikannya.

Dakwah adalah bendera para nabi-nabi terdahulu dan orang-orang shaleh. Jalan dakwah adalah jalan yang dilewati para nabi dalam mengemban amanah risalah yang wajib disampaikan kepada ummat.

Allah SWT berfirman:

قُل هَٰذِهِۦ سَبِيلِي أَدعُواْ إِلَى ٱللَّهِ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ ٱتَّبَعَنِي وَسُبحَٰنَ ٱللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ ٱلمُشرِكِينَ

Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Yusuf: 108).

 

Sampaikan Ilmu Dariku Walau Satu Ayat
Sampaikan Ilmu Dariku Walau Satu Ayat

 

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Seputar perawi hadits :

Hadits ini diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin ‘Amr bin Al Ash bin Wa’il bin Hasyim bin Su’aid bin Sa’ad bin Sahm As Sahmiy. Nama kunyah beliau Abu Muhammad, atau Abu Abdirrahman menurut pendapat lain. Beliau adalah salah satu diantara Al ‘Abaadilah (para shahabat yang bernama Abdullah, seperti ‘Abdullah Ibn Umar, ‘Abdullah ibn Abbas, dan sebagainya) yang pertama kali memeluk Islam, dan seorang di antara fuqaha’ dari kalangan shahabat. Beliau meninggal pada bulan Dzulhijjah pada peperangan Al Harrah, atau menurut pendapat yang lebih kuat, beliau meninggal di Tha’if.

Poin kandungan hadits :

Pertama:

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menyampaikan perkara agama dari beliau, karena Allah subhanahu wa ta’ala telah menjadikan agama ini sebagai satu-satunya agama bagi manusia dan jin (yang artinya), “Pada hari ini telah kusempurnakan bagimu agamamu dan telah kusempurnakan bagimu nikmat-Ku dan telah aku ridhai Islam sebagai agama bagimu” (QS. Al Maidah : 3). Tentang sabda beliau, “Sampaikan dariku walau hanya satu ayat”, Al Ma’afi An Nahrawani mengatakan, “Hal ini agar setiap orang yang mendengar suatu perkara dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersegera untuk menyampaikannya, meskipun hanya sedikit. Tujuannya agar nukilan dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dapat segera tersambung dan tersampaikan seluruhnya.” Hal ini sebagaimana sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Hendaklah yang hadir menyampaikan pada yang tidak hadir”. Bentuk perintah dalam hadits ini menunjukkan hukum fardhu kifayah.

Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan, ولو آية maksudnya adalah walau hanya satu ayat, hendaknya setiap orang yang mendengarnya bersegera menyampaikan ilmu yang dia terima walaupun sedikit, agar semua ilmu yang datang dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam terus bersambung.”

Sebagian ulama menjelaskan bahwa dalam hadits diatas Rasulullah SAW menggunakan kata ‘ayat’ untuk mengungkapkan ilmu yang paling sedikit yang mungkin di miliki oleh seseorang, sehingga jika ia mengetahui lebih dari satu ayat otomatis lebih diperintahkan lagi untuk menyampaikannya kepada orang lain.

Dengan demikian maka dalam hadits ini Nabi shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan semua kaum muslimin baik lelaki atau perempuan untuk menyampaikan ilmu bermanfaat yang diketahuinya, karena tak mungkin seorang muslim tidak memiliki ilmu apapun tentang agama islam.

Selain itu Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga pernah berkhutbah di dihadapan khalayak kaum muslimin pada haji wada’. Dan menyampaikan pesan-pesan yang begitu berharga yang akan selalu menjadi pedoman kaum muslimin sepanjang masa. Kemudian beliau berpesan kepada semua yang hadir untuk menyampaikan isi khutbah beliau kepada yang tidak hadir, diantara isi khutbahnya adalah:

Ya Allah, sudahkah aku menyampaikan pesan ini kepada mereka?

Kamu sekalian akan menemui Allah, maka setelah kepergianku nanti janganlah kamu menjadi sesat seperti sebagian kamu memukul tengkuk sebagian yang lain.

Hendaklah mereka yang hadir dan mendengar khutbah ini menyampaikan kepada mereka yang tidak hadir, karena bisa jadi orang yang mendengar berita tentang khutbah ini lebih memahami isinya daripada mereka yang mendengar langsung pada hari ini.”

Pada khutbah ini pesan terakhir Rasulullah shallallahu alaihi wa salam adalah menyampaikan isi khutbah beliau kepada yang tidak hadir, dan tentu tidak semua yang mendengarkan khutbah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam orang alim seperti halnya Abu Bakar atau Ali bin Abi Thalib dan sahabat-sahabat senior lainnya, diantara mereka ada yang alim dan ada yang tidak, namun Nabi shallallahu alaihi wa sallam tetap memerintah mereka semua yang hadir untuk menyampaikan apa yang beliau sampaikan kepada yang tidak hadir.

Kesimpulannya kita diperintahkan untuk menyampaikan ilmu yang kita ketahui sekecil apapun ilmu tersebut, karena kita tidak tahu mungkin dari sedikit ilmu yang kita bagikan dapat memberi manfaat dan menjadu sebab hidayah bagi orang lain.

Wallahu a’lam

 

Kedua:

Tabligh, atau menyampaikan ilmu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terbagi dalam dua bentuk :

  1. Menyampaikan dalil dari Al Qur’an atau sebagiannya dan dari As Sunnah, baik sunnah yang berupa perkataan (qauliyah), perbuatan (amaliyah), maupun persetujuan (taqririyah), dan segala hal yang terkait dengan sifat dan akhlak mulia Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Cara penyampaian seperti ini membutuhkan hafalan yang bagus dan mantap. Juga cara dakwah seperti ini haruslah disampaikan dari orang yang jelas Islamnya, baligh (dewasa) dan memiliki sikap ‘adalah (sholeh, tidak sering melakukan dosa besar, menjauhi dosa kecil dan menjauhi hal-hal yang mengurangi harga diri/ muru’ah, ed).
  2. Menyampaikan secara makna dan pemahaman terhadap nash-nash yang ada. Orang yang menyampaikan ilmu seperti ini butuh capabilitas dan legalitas tersendiri yang diperoleh dari banyak menggali ilmu dan bisa pula dengan mendapatkan persaksian atau izin dari para ulama. Hal ini dikarenakan memahami nash-nash membutuhkan ilmu-ilmu lainnya, di antaranya bahasa, ilmu nahwu (tata bahasa Arab), ilmu-ilmu ushul, musthalah, dan membutuhkan penelaahan terhadap perkataan-perkataan ahli ilmu, mengetahui ikhtilaf (perbedaan) maupun kesepakatan yang terjadi di kalangan mereka, hingga ia mengetahui mana pendapat yang paling mendekati dalil dalam suatu masalah khilafiyah. Dengan bekal-bekal ilmu tersebut akhirnya ia tidak terjerumus menganut pendapat yang ‘nyleneh’.

Karena kita TIDAK ASAL MENYAMPAIKAN, karena sebelum menyampaikan kita harus memperhatikan :

1. Ilmu yang disampaikan haruslah SHAHIH, yang berasal dari al-qur’an dan as-sunnah yang SHAHIH, bukan hadits-hadits DHAIF atau MAUDHU’.
2. Ilmu yang disampaikan harus disampaikan DENGAN PEMAHAMAN YANG BENAR. Karena bisa jadi ilmu tersebut walaupun shahih, tapi ternyata kita tidak memahaminya seperti yang diinginkan Allåh dan RåsulNya.
3. Ilmu yang disampaikan hendaknya disertai penguasaan yang baik; yang kita harus benar-benar memahami Ilmu tersebut. Yang dengan penguasaan yang baik ini, kita bebas dari segala kerancuan/kesalahpahaman/kekeliruan terhadapnya. Penguasaan yang baik juga akan menjadikan kita berdiri diatas BAYAN (penjelasan) yang TERANG, JELAS dan KEYAKINAN (tanpa keragu-raguan dan kerancuan). Kita pun mengetahui jawaban-jawaban syubuhat yang berkaitan dengan hal tersebut, sehingga jika ada yang mendebat dengan syubuhat tersebut, maka kita dapat menjawabnya. Sehingga semoga kita dapat menjadi sebab hidayah kepada orang yang kita sampaikan…
4. Tidak lupa dan yang tidak kalah pentingnya, kita pun mengetahui MASLAHAT dan MUDHARAT dari penyampaian ilmu ini. Karena tidak setiap ilmu yang kita miliki harus kita sampaikan.
dari Mu’adz radliallahu ‘anhu berkata:
“Aku pernah membonceng di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam diatas seekor keledai yang diberi nama ‘Uqoir.

Lalu Beliau bertanya:

يَا مُعَاذُ هَلْ تَدْرِي حَقَّ اللَّهِ عَلَى عِبَادِهِ وَمَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ

“Wahai Mu’adz, tahukah kamu apa hak Allah atas para hamba-Nya dan apa hak para hamba atas Allah?”
Aku jawab: “Allah dan Rosul-Nya yang lebih tahu”.

Beliau bersabda:

فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

“Sesungguhnya hak Allah atas para hamba-Nya adalah hendankah beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun”

 

وَحَقَّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ أَنْ لَا يُعَذِّبَ مَنْ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا

“dan hak para hamba-Nya atas Allah adalah seorang hamba tidak akan disiksa selama dia tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun”.

Lalu aku berkata: “Wahai Rasulullah, apakah boleh aku menyampaikan kabar gembira ini kepada manusia?”

Beliau menjawab:

لَا تُبَشِّرْهُمْ فَيَتَّكِلُوا

“Jangan kamu beritahukan mereka sebab nanti mereka akan berpasrah saja”. (HR. Bukhariy)

‘Ali bin abi thalib radhiallahu ‘anhu, berkata :
“Berbicaralah kepada manusia dengan ucapan yang mereka fahami. Apakah kalian ingin Allah dan RasulNya di dustakan?!!” [diriwayatkan al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari; Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam al Fatawi Al Kubra; juga Imam Adz Dzahabi dalam Syi’ar A’lam An Nubala]

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
“Tidaklah engkau menyampaikan (suatu ilmu) kepada suatu kaum dengan sebuah pembicaraan yang tidak bisa dicapai oleh akal mereka melainkan pasti akan menimbulkan fitnah/kesalahpahaman pada sebagian mereka.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata:
“…Sangat dianjurkan untuk tidak menyampaikan hadits kepada orang yang ditakutkan (baca: dicurigai) akan membawa hadits tersebut ke arah kesesatan…”(Fathul Bari: 1/45)

Maka jika ada -SATU saja- ILMU yang kita miliki dan memenuhi kriteria diatas. MAKA SAMPAIKANLAH..
Maka jika kita tidak memenuhi salah satu syarat diatas (atau bahkan tidak memenuhi syarat diatas), MAKA BELAJARLAH terlebih dahulu. Janganlah semangatmu mendahului ilmumu!
Al-Qosim bin Muhammad berkata,
“Termasuk bentuk pemuliaan seseorang terhadap dirinya yaitu ia tidak berkata kecuali sesuatu yang ia telah kuasai ilmunya”
[Atsar riwayat Al-Baihaqi dalam Al-Madkhol ila As-Sunan Al-Kubro 1/434 no 805]

Wallahu a’lam

 

Ketiga:

Sebagian orang yang mengaku sebagai da’i, pemberi wejangan, dan pengisi ta’lim, padahal nyatanya ia tidak memiliki pemahaman (ilmu mumpuni) dalam agama, berdalil dengan hadits “Sampaikan dariku walau hanya satu ayat”.

Mereka beranggapan bahwasanya tidak dibutuhkan ilmu yang banyak untuk berdakwah (asalkan hafal ayat atau hadits, boleh menyampaikan semau pemahamannya). Bahkan mereka berkata bahwasanya barangsiapa yang memiliki satu ayat maka ia telah disebut sebagai pendakwah, dengan dalil hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tersebut. Menurut mereka, tentu yang memiliki hafalan lebih banyak dari satu ayat atau satu hadits lebih layak jadi pendakwah.

Pernyataan di atas jelas keliru dan termasuk pengelabuan yang tidak samar bagi orang yang dianugerahi ilmu oleh Allah.

 

Hadits di atas tidaklah menunjukkan apa yang mereka maksudkan, melainkan di dalamnya justru terdapat perintah untuk menyampaikan ilmu dengan pemahaman yang baik, meskipun ia hanya mendapatkan satu hadits saja.

Apabila seorang pendakwah hanya memiliki hafalan ilmu yang mantap, maka ia hanya boleh menyampaikan sekadar hafalan yang ia dengar. Adapun apabila ia termasuk ahlul hifzh wal fahm (punya hafalan ilmu dan pemahaman yang bagus), ia dapat menyampaikan dalil yang ia hafal dan pemahaman ilmu yang ia miliki.

Demikianlah sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Terkadang orang yang disampaikan ilmu itu lebih paham dari yang mendengar secara langsung. Dan kadang pula orang yang membawa ilmu bukanlah orang yang faqih (bagus dalam pemahaman)”.

Bagaimana seseorang bisa mengira bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan orang yang tidak paham agama untuk mengajarkan berdasarkan pemahaman yang ia buat asal-asalan (padahal ia hanya sekedar hafal dan tidak paham )?!

Semoga Allah melindungi kita dari kerusakan semacam ini.

Posted on

INILAH YANG MENJADI TEMPAT TINGGAL JIN & SETAN

Tempat Tinggal Jin

Tempat tinggal jin di bumi, ternyata ada disini !. Ada hadist-hadist Rasulullah Muhammad SAW yang secara jelas menyebutkan bahwa di dunia ini ada tempat-tempat yang memang dijadikan tempat tinggal jin. Jin memang suatu makhluk yang hidup terpisah dengan manusia.

Jin adalah makhluk ciptaan Allah yang terbuat dari api. Dalam kelompok jin juga ada kelompok jin muslim serta jin kafir. Jin-jin kafir itu umum kita sebut dengan setan. Jin muslim yaitu jin yang melaksanakan ibadah serta menyembah Allah SWT. Sedang jin kafir yaitu jin pengantara musuh manusia serta senantiasa berupaya menjebak serta menjerumuskan manusia ke dalam keburukan.

Tempat Tinggal Jin
Tempat Tinggal Jin

Sewajarnya makhluk hidup yang lain, jin juga mempunyai tempat tinggal jin ( hunian ) seperti kita juga sebagai manusia. Tetapi dikarenakan wujudnya yang ghaib, hingga kita enggak bisa tahu akan kehadiran mereka ( atau tempat tinggal mereka ). Kendati demikian, sebenarnya kita tidak pernah jauh dari bangsa jin. Mungkin saja mereka berada di sekitar kita di manapun kita berada.

Bicara masalah hunian jin atau tempat tinggal jin, apakah Anda tahu di mana jin-jin itu tinggal? mungkin saja, jin-jin itu juga ada didalam rumah Anda. Dan di bawah ini merupakan rumah tempat tinggal jin atau hunian para bangsa jin yang perlu anda ketahui.

Berbicara soal tempat tinggal jin, apakah Anda tahu dimana jin-jin tersebut tinggal? bisa jadi, jin-jin tersebut juga ada di dalam rumah Anda. Dan berikut ini adalah rumah atau tempat tinggal para bangsa jin.

1. Di Rumah-rumah

Jin yang tinggal bersama di rumah manusia memiliki tiga kemungkinan. Pertama, manusia tersebut memang memelihara jin atau memiliki hubungan dengannya.

Kedua, tidak sengaja mengundang jin. Jin datang karena perilaku anggota keluarga mengundang datangnya jin, misalnya karena ritual kesyirikan dan kemaksiatan.

Ketiga, jin tinggal secara alami tanpa diundang. Ada jin yang tinggal seperti ini mengganggu atau menimbulkan ketidaknyamanan pada manusia penghuni rumah tersebut, namun ada pula yang tidak ikut campur dalam dunia manusia.

Dari Sa’id Al-Khudri dikatakan Rasulullah SAW bersabda, “Di dalam rumah terdapat penghuni-penghuni (jin) maka jika kamu melihat sesuatu (yang aneh) maka usirlah ia 3 kali, kalau ia pergi maka biarkanlah, tapi jika ia membandel (tidak mau pergi) maka bunuhlah, sebab ia pasti jin kafir,” [HR. Muslim]

Jin juga tinggal di atas rumah (atap) manusia. Hanya saja, jin yang tinggal di atas atap rumah orang-orang beriman hanyalah jin muslim. Dalilnya adalah hadits berikut ini:

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada satu rumah orang muslim pun kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim. Apabila ia menghidangkan makanan pagi, mereka (jin) pun ikut makan pagi bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, mereka (jin) juga ikut makan sore bersama orang-orang muslim. Hanya saja, Allah menjaga dan menghalangi orang-orang muslim itu dari gangguan jin-jin tersebut” [HR. Abu Bakar dalam Kitab Fathul Bari oleh Ibnu Hajar Atsqolani]

2. Di Toilet atau Kamar Mandi

Tempat-tempat najis dan kotor sangat disukai oleh jin-jin kafir. Hanya saja, jin yang tinggal di tempat-tempat kotor seperti toilet atau kamar mandi itu hanyalah jin kafir. Adapun jin muslim, mereka tinggal di tempat-tempat bersih dan wangi.

Inilah sebabnya kenapa kita di haruskan membaca do’a sebelum pergi ke WC, ternyata di dalam toilet tersebut adalah tempat tinggal para bangsa jin. Jadi, mulai sekarang biasakanlah untuk membaca do’a sebelum ke kamar mandi agar kita terhindar dari gangguan jin atau setan.

Dalam hadits, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya jamban-jamban (WC) itu dihuni oleh Jin” [HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad]

Jadi mulai sekarang biasakanlah membaca do’a sebelum masuk dan sesudah dari toilet atau kamar mandi agar kita terhindar dari gangguan setan dan jin.

3. Di dalam Lubang

Rasulullah sangat melarang kita untuk kencing di lubang-lubang. Baik itu di tanah, batu, atau yang lainnya. Sebab, di dalam lubang-lubang itu terdapat tempat tinggal bangsa jin.

Dari Abdullah bin Sarjas, Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah seseorang di antara kalian kencing di lubang”, mereka bertanya kepada Qatadah, “Mengapa tidak boleh kencing di lubang?”, Qatadah menjawab, “Rasulullah SAW mengatakan karena lubang itu adalah tempat tinggalnya golongan jin.” [HR. Nasai dan Ahmad]

4. Di Padang Pasir dan Gua-gua

Kita sering mendengar atau melihat bahwa ada orang-orang syirik yang melakukan pertapaan di dalam gua. Ini ternyata karena di dalam gua terdapat tempat tinggal dari golongan jin.

Mereka meminta segala sesuatu dari golongan jin, Astagfirullah. ( Tapi tidak untuk mereka yang mengetahui tentang ilmu pertapaan yang tidak menyekutukan Allah )

Dari Ibnu Mas’ud ra. berkata, “Suatu hari kami (para sahabat) berkumpul bersama Rasulullah SAW tiba-tiba kami kehilangan beliau, lalu kami cari-cari di lembah-lembah dan kampung-kampung (akan tetapi kami tidak mendapatkannya). Kami lalu berkata, “Rasulullah SAW telah diculik dan disandera.”

Pada malam itu, tidur kami betul-betul tidak menyenangkan. Ketika pagi hari tiba, tampak Rasulullah SAW sedang bergegas menuju kami dari arah sebuah gua yang berada di tengah padang pasir.

Kami lalu berkata, “Ya Rasulullah, malam tadi kami betul-betul kehilangan engkau, lalu kami cari-cari kesana kemari akan tetapi kami tidak menemukan engkau. Lalu kami tidur dengan sangat tidak menyenangkan.” Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Malam tadi saya didatangi oleh utusan dari kelompok Jin, ia membawa saya pergi menemui kaumnya untuk mengajarkan al-Qur’an,” [HR. Muslim]

Ibnu Mas’ud kemudian berkata kembali: “Lalu kami diajak oleh Rasulullah untuk melihat bekas-bekas tempat dan perapian mereka (kelompok jin)”.

Para jin itu kemudian bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengenai makanan mereka. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: “Makanan kalian itu (wahai golongan jin) adalah setiap tulang yang masih ada sisa-sisa dagingnya yang berada di tangan kalian dan ketika memakannya disebutkan nama Allah serta semua tahi (kotoran) binatang ternak kalian”.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kemudian melanjutkan sabdanya: “Oleh karana itu, janganlah kalian (para sahabat) beristinja (membersihkan najis seperti habis buang air kecil atau besar dengan menggunakan batu atau benda lainnya selain air) dengan keduanya (tulang dan kotoran binatang), karena keduanya itu adalah makanan sudara kalian (golongan jin)” (HR. Muslim).

5. Di dalam Air

Iblis atau golongan jin memiliki kerajaan di atas air. Maka tidak heran jika banyak masyarakat yang percaya akan cerita Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul yang di percaya sebagai penguasa atau ratu laut selatan.

Dari Jabir Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya iblis memiliki singgasana di atas air,” [HR. Muslim dan Ahmad]

6. Di Pasar-pasar

Selain di rumah, Jin juga ada yang tinggal di pasar atau Mall. Dalam hadits, Rasulullah bersabda, Janganlah kalian menjadi orang yang pertama kali masuk ke pasar atau menjadi orang yang paling akhir keluar dari pasar, karena pasar itu merupakan tempat berseterunya para syaithan. Dan di pasarlah syaithan menancapkan benderanya,” [HR. Muslim]

7. Di Masjid-masjid

Jika Anda pernah melihat sebuah penampakan makhluk halus di masjid, maka bisa jadi Anda memang benar-benar melihatnya. Karena di dalam masjid juga terdapat golongan jin-jin muslim.

Kadang-kadang juga sering kita jumpai bahwa ada kisah orang-orang yang tidur di dalam masjid lalu mereka di pindahkan oleh jin saat tidur tanpa sadar.

Maka hal itu mungkin saja karena jin-jin memang juga berada di masjid, terutama jin yang muslim mereka juga ada yang tinggal di masjid dan melaksanakan shalat di masjid.

Dari Abu Shalih dari Ibnu Abbas ra. berkata bahwa jin telah berkata kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah ijinkahlah kami (para jin) untuk ikut melakukan shalat secara berjamaah bersamamu di masjid mu.” Maka Allah menurunkan firman-Nya, “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah, dan janganlah kalian menyembah seorangpun di dalamnya di samping menyembah Allah” [QS. Jin ayat 18] [HR. Ibnu Abi Hatim dalam Tafsir Jalalain Jilid IV]

8. Dalam Kandang Unta

Artinya: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah kalian solat dalam kandang-kandang unta karena di sana terdapat syaitan, solatlah di kandang biri-biri karena dia itu membawa berkah” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Posted on

Habis Jateng Park Bergulir Tlogo Wening di dekat Rawapening

Gembok cinta di bukti cinta Objek Wisata Rawapening, Semarang, Jawa Tengah. 500 hektar lahan di Danau Rawapening saat ini masih ditutupi eceng gondok.(KOMPAS.com/NAZAR NURDIN)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga saat ini belum memberikan solusi atas mandeknya rencana pembangunan Jateng Park. Yang sebelumnya dikabarkan akan dibangun di kawasan Hutan Penggaron milik PT Perhutani di Ungaran, Kabupaten Semarang. Namun belakangan muncul wacana sebagai ganti gagalnya proyek Jateng Park, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sudah menyiapkan proyek Tlogo Wening, yakni penggabungan obyek wisata agro di Kecamatan Tuntang dengan Danau Rawapening yang meliputi tiga kecamatan lainnya, yakni Bawen, Ambarawa dan Banyubiru.

Gembok cinta di bukti cinta Objek Wisata Rawapening, Semarang, Jawa Tengah. 500 hektar lahan di Danau Rawapening saat ini masih ditutupi eceng gondok.(KOMPAS.com/NAZAR NURDIN)
Gembok cinta di bukti cinta Objek Wisata Rawapening, Semarang, Jawa Tengah. 500 hektar lahan di Danau Rawapening saat ini masih ditutupi eceng gondok.(KOMPAS.com/NAZAR NURDIN)

 

“Pak Gubernur belum memberikan solusi, tapi melalui pak Sayuti (Direktur Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah) punya ide kalau memang Jateng Park-nya masih susah, dia akan bikin yang namanya Telogo Wening. Jadi dialihkan dari sini Penggaron ke Tlogo Wening, wisata agro Tlogo dan Rawapening,” kata Bupati Semarang Mundjirin, Senin (11/9/2017) siang.

Mundjirin tidak mengetahui hambatan apa yang mengakibatkan proyek Tama Safari-nya Jawa Tengah ini maju mundur. Namun lokasi pembangunan Jateng Park di kawasan Wana Wisata Penggaron ini menjadi kewenangan Pemprov Jawa Tengah dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Jika proyek Tlogo Wening ini bakal serius digarap, pihaknya akan menyambut baik. Pasalnya, Pemkab Semarang juga mempunyai konsep untuk mengembangkan pariwisata di kawasan Bawen dan sekitarnya yang dinamakan Baranet (Bawen Raya Networking).

“Nanti kami sinkronkan,” ucapnya.

Mundjirin mengungkapkan,konsep Baranet ini sudah mendapatkan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sebuah tim telah ditugaskan untuk mematangkan rencana ini, termasuk melakukan survei di Bawen dan daerah sekitarnya.

Menurut Mundjirin, konsep Baranet ini adalah memadukan seluruh potensi yang ada di Bawen dan sekitarnya menjadi satu kawasan wisata yang saling mendukung.

Adapun sejumlah destinasi yang berjejaring dalam Baranet ini meliputi Bawen, Rawapening, Candi Gedongsongo dan Museum Kereta Api Ambarawa.

Kementerian PUPR sebut Mundjirin telah menyetujui sejumlah proyek infrastruktur yang akan mendukung Baranet ini.

Salah satunya adalah pembangunan fly over Lemahbang yang menghubungkan jalan nasional Semarang-Solo ke Bandungan, kawasan wisata yang di dalamnya terdapat obyek wisata Candi Gedongsongo.

Selain pembangunan jalan layang Lemahbang, yang kedua adalah pembangunan akses jalan dari kompleks Sub Terminal Bedono Jambu menuju Sumowono untuk mendekatkan wisatawa menuju Candi Gedongsongo di Bandungan.

Akses tersebut merupakan pengoptimalan jalan yang sudah ada sepanjang 11 kilometer dengan konstruksi beton perkerasan atau rigid pavement.

Selain jalan, juga dibuatkan pintu dan ikon kompleks candi Gedongsongo melalui melalui APBD perubahan 2017.

Nanti wisatawan dari Yogyakarta, Solo, Borobudur, Magelang kemudian Karimunjawa bisa melalui Kabupaten Semarang.

“Kami ingin tiap belokan ke arah Gedongsongo, kita usulkan ada jalan tembus antara Jambu ke Sumowono atau Bandungan. Jadi bisa langsung ke tempat rekresi di sana,” ujarnya.

Sebelumnya pada Maret 2016 lalu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan pembangunan Jateng Park di kawasan Wana Wisata Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang segera dimulai.

Saat itu dikatakan Ganjar bahwa semua perizinan terkait dan persyaratan administrasi yang dibutuhkan untuk Jateng Park sudah tidak menjadi persoalan. Kementerian PUPR telah memberi lampu hijau untuk pembangunannya.

“Tinggal cari investor yang paling serius dan saya mau tahun ini ground breaking,” kata Ganjar seusai memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat eks Karesidenan Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Selasa (12/4/2016).

Sekedar diketahui, Jateng Park ini semula diproyeksikan akan dibangun di atas lahan hutan Penggaron seluas 500 hektar. Dari luas lahan tersebut, hanya 10 persen saja yang diperbolehkan untuk pembangunan fisik.

Sumber : Kompasdotcom
Posted on

Kelemahan Setan dan Jin yang Disebutkan Rasulullah & Al Qur’an

ilustrasi setan

ALLAH memang Maha Adil. Segala yang ALLAH ciptakan mempunyai kelebihan dan kekurangan, itu semua sudah diperhitungkan oleh ALLAH dengan matang. Semua yang ALLAH ciptakan sesuai dengan kodrat jenis makhluk tersebut. Baik manusia, malaikat, hewan dan tumbuhan bahkan setan dan jin sekalipun mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Setan dan jin ( sebagian ) yang ingkar kepada Allah SWT menjadi makhluk yang menyesatkan. Tipu daya mereka akan terus dilakukan dengan tujuan menjerumuskan manusia ke lembah kemaksiatan. Makhluk ini digambarkan memiliki kekuatan yang besar untuk menumbangkan keimanan seseorang. Dikisahkan bahwa setiap hari mereka mengirim pasukan untuk menggoda manusia agar berbuat kejahatan.

Setan dan jin kadang terlihat menakutkan bagi manusia, karena mereka mempunyai kelebihan yang tidak dapat dilihat oleh mata dan dapat berubah menjadi beberapa bentuk. Ternyata setan dan jin juga mempunyai kelemahan.

Meski terlihat begitu kuat, namun hakikatnya setan dan tipu dayanya bersifat lemah.

Hal ini disebutkan dalam Alquran dan hadist-hadist yang diriwayatkan Nabi Muhammad SAW. Dengan mengetahui kelemahan ini, manusia diharapkan bisa mengusir setan dan menjauhkan dari godaan setan dan jin. Berikut enam hal yang dapat melemahkan setan dan jin :

1. Tidak Bisa Mengalahkan Orang Sholeh

Ilustrasi Setan dan Jin

Qs Al Hijr ayat 39-40, Iblis berkata :

“Ya Tuhanku oleh sebab engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat di muka bumi dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis”

Dari ayat ini bisa dipahami bahwa setan dapat menguasai seseorang adalah karena dosa yang dilakukan tapi tidak akan bisa dan lari ketika seseorang itu dekat dengan ALLAH.

2. Setan Takut dan Lari Oleh Sebagian Hamba ALLAH

Ilustrasi Setan dan Jin

Dikutip dalam hadits berikut , sesungguhnya orang mukmin akan dapat mengendalikan (mengalahkan) syetan sebagaimana salah seorang dari kalian dapat mengendalikan untanya ketika bepergian. (Hr Ahmad)

3. Jin Takluk dan Taat Kepada Nabi Sulaiman

Ilustrasi Setan dan Jin

Ini merupakan salah satu mukjizat seorang nabi sulaiman. Semua jin takluk dan tunduk padanya, hal ini dikarena nabi sulaiman berdoa kepada ALLAH, hal ini terdapat dalam Qs shad ayat 36-38.

“Kemudian kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut kemana saja yang dikehendakinya dan kami tundukkan pula kepadanya syetan-syetan semuanya ahli bangunan dan penyelam dan syetan yang terikat dalam belenggu”

4. Jin dan Setan Tidak Dapat Menyerupai Rasulullah

Ilustrasi Setan dan Jin

Jin dan syetan memang dapat menyerupai siapapun kecuali nabi Muhammad, hal ini dikarenakan memang saking mulianya rasulullah.

Rasulullah bersabda : “barang siapa yang bermimpi melihatku, maka dia sungguh telah melihatku, karena setan tidak dapat menyerupaiku”

5. Jin dan Setan Tidak Dapat Melewati Batas Tertentu di Langit

Ilustrasi Setan dan Jin

Jin dan syetan memang memiliki kelebihan dapat bergerak cepat dan menembus batas tertentu, tapi ia tidak bisa menembus batas langit tertentu yang dijaga oleh malaikat. Apabila mereka nekat, mereka akan hancur dan binasa.

Inilah mengapa jin dan syetan tidak dapat mencuri atau mendengar informasi dari langit, sehingga apa yang mereka katakan kepada tukang ramal dan dukun adalah kebohongan belaka.

6. Jin Tidak Dapat Membuka Pintu yang Ditutup dengan Menyebut Nama ALLAH

Ilustrasi Setan dan Jin

Hal ini dterangkan dalam hadist, rasulullah bersabda: “ tutuplah [intu dan sebutlah nama ALLAH ketika menutupnya karena syetan tidak akan membuka pintu yang sudah terkunci dengan menyebut nama ALLAH.

Tutup juga tempat air minum dan bejana-bejana kalian sambil menyebut nama ALLAH, meskipun kalian hanya menyimpan sesuatu di dalamnya (ketika hendak tidur) dan matikanlah lampu-lampu kalian “ (HR Muslim)

6 kelemahan tersebut menjadi kekuatan kita sebagai manusia yang terus di goda dan diganggu oleh syetan dan jin, secara memang mereka tidak pernah menyerah sampai ajal tiba.

Semoga bermanfat bagi kita semua.

 

Posted on

Ketika Abu Hurairah r.a. Menangkap Setan

Tempat Tinggal Jin

Apakah Setan atau Jin Bisa Ditangkap? Bisa, Ini Kisah Nyata Abu Hurairah r.a. Menangkap Setan Yang Mencuri Harta Zakat

Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya.

“Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W,” gertak Abu Hurairah.

Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek : “Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan.”

Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinya jangan keliru.

Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : “Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?”

Ia mengeluh, “Ya Rasulullah, bahawa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan,” jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahawa ia kasihan kepada pencuri itu,, lalu dilepaskannya.

“Bohong dia,” kata Nabi : “Pada hala nanti malam ia akan datang lagi.”

Karena Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dan kewaspadaan pun ditingkatkan.Dan, benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kemarin. Dan kali ini ia pun tertangkap.

“Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W,” ancam Abu Hurairah, sama seperti kemarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : “Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembali lagi.”

Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali ini pun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kemarin. Dan setelah mendapat jawaban yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : “Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi.”

Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaran penuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak- geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar- benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kemarin itu dilepaskan begitu saja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ? Kenapa mau saja ia ditipu olehnya ? “Awas!” katanya dalam hati. “Kali ini tidak akan kuberikan ampun.”

Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri onggokan makanan yang dia jaga. “Nah, benar juga, ia datang lagi,” katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam kepura-puraan pada gerak-gerinya.

“Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga.”  Lepaskan saya,” pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat dapat difahami, bahawa kali ini ia tidak akan dilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata : “Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna.”

“Kalimat-kalimat apakah itu?” Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. “Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi.”

Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.

Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi.

“Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?” tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya.

“Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan,” jawab Abu Hurairah.

“Kalimat apakah itu?” tanya Nabi.

Katanya : “Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : “Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati setan hingga pagi hari.”

Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, “Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta.” Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : “Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang bertemu denganmu tiap malam itu?”

“Entahlah.” Jawab Abu Hurairah.

“Itulah setan.”

Posted on

15 Manfaat Mengerjakan Sholat Malam / Fadhilah Sholat Tahajud

Sholat Tahajud

Shalat  Tahajud atau Shalat malam  lebih dikenal dengan sholat tahajud lazimnya dillaksanakan pada sepertiga malam terakhir yaitu di saat manusia yang lain terlelap dalam heningnya. Shalat ini termasuk shalat sunnah  mengingat banyaknya faedah yang dapat kita rasakan.

Sholat tahajud memiliki manfaat yang sangat besar jika dikerjakan secara rutin setiap malam. Karena manfaat ini pula, mengapa sehingga sholat tahajud sangat dianjurkan bagi umat muslim. Banyak dalil-dalil, baik itu Al-Qur’an maupun hadis yang memberikan penjelasan tentang kandungan manfaat yang dimiliki oleh sholat sepertiga malam ini. Beberapa diantaranya seperti, penghapus dosa, pembuka rejeki, pengabul doa, dan masih banyak lagi. Tentunya, semua itu hanya dapat diraih jika kita rajin untuk bertahajud. Mungkin, ini pula yang menjadi sebab, Rasulullah di sepanjang hidupnya tidak pernah meninggalkan sholat tahajud. Bahkan, dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa, sebelum sholat lima waktu diwajibkan kepada Rasulullah, perintah melaksanakan sholat tahajudlah yang pertama kali diterima oleh beliau dari Allah SWT.

Mengingat istimewanya shalat ini, sampai-sampai Anas bin Malik biasa membagi malam menjadi 3 bagian. Anas melakukan shalat malam pada bagian pertama, selanjutnya membangunkan istrinya untuk mengerjakan shalat, lalu istrinya membangunkan putrinya untuk mengerjakan di bagian ketiga malam. Tatkala istri Anas wafat, maka ia membagi malam menjadi 2 bagian. Bagian pertama beliau dan bagian kedua putrinya. Kemudian dengan wafatnya Anas, makan putrinya berusaha mengerjakan shalat sepanjang malam. Subhanallah.

Sholat Tahajud
Sholat Tahajud

15 Manfaat Mengerjakan Sholat Tahajud

Lantas, apa manfaat dari melaksanakan sholat tahajud? Nah, topik inilah yang menjadi materi pembahasan kita kali ini. Beberapa dari manfaat tersebut telah kami sebutkan di atas. Sesuai dengan judul artikel ini, maka kami akan memberikan sekurang-kurangnya 15 manfaat mengerjakan sholat tahajud, selamat membaca.

Manfaat Sholat Tahajud

Manfaat yang akan di dapatkan ketika melaksanakan sholat tahajud, di antaranya:

1. Dikabulkannya Doa-doa

Manfaat sholat tahajud yang pertama adalah dikabulkannya doa-doa. Seperti yang kita ketahuai, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah tidur terlebih dahulu karena arti kata tahajud adalah bangun pada malam hari. Paling utama, sholat tahajud yang dikerjakan pada sepertiga malam sampai menjelang masuk waktu sholat subuh. Pada waktu inilah Allah SWT mengabulkan doa-doa hambanya. Hal ini berdasarkan keterangan hadis Nabi:

“Perintah Allah turun ke langit di waktu tinggal sepertiga yang akhir dari waktu malam, lalu berseru, adakah orang-orang yang memohon (berdoa) pasti akan kukabulakn, adakah orang yang meminta, pasti akan Kuberikan dan adakah yang mengharap ampunan, pasti akan kuampuni baginya sampai tiba waktu Subuh.” (Al-Hadis).

2. Allah Mengangkat Derajat ke Tempat yang Terpuji

Manfaat sholat tahajud yang kedua adalah Allah SWT akan mengangkat derajat ke tempat yang terpuji. Keterangan tentang ini dapat kita baca dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 79:

“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS A1-Isra [17]: 79).

Selain itu, keterangan lain dapat ditemukan dalam hadis Rasulullah yang diriwayatkan Abi Darda r.a, bahwa Rasulullah bersabda:

“Ada 3 macam manusia, Allah SWT mencintai mereka, tersenyum kepada mereka, dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk sholat), lalu Allah SWT berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani).

3. Mendekatkan Diri Kepada Allah

Manfaat sholat tahajud yang ketiga adalah sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini dikuatkan lewat keterangan hadis Rasullullah SAW:

“Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam karena sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa.” (HR. Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaa Al Ghalil).

Dalam riwayat yang lain, dikatakan bahwa Jibril pernah berkata kepada Rasulullah Saw:

“Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan sholat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain”. (Silsilah Al-Hadis Ash-Shahihah).

4. Memperoleh berbagai Kemuliaan

Manfaat sholat tahajud yang keempat adalah akan memperoleh berbagai kemuliaan. Hal ini diperkuat berdasarkan keterangan hadis Rasulullah SAW, yang bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”

Adapun lima keutamaan di dunia itu adalah akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana, tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di mukanya, akan dicintai para hamba Allah yan shaleh dan dicintai oleh semua manusia, lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah dan akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

5. Mengusir Penyakit dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat sholat tahajud yang kelima adalah dapat mengusir berbagai penyakit dan di saat yang sama meningkatkan kekebalan tubuh. Sedikit yang menyadari bahwa kepatuhan kita mengerjakan ritual keagamaan semisal sholat tahajud akan memberikan pengaruh pada meningkatnya sistem kekebalan tubuh. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Mohammad Shaleh. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa di saat yang sama ketika kekebalan tubuh sudah meningkat, otomatis segala penyakit yang menyerah akan musnah dengan sendirinya.

6. Menjauhkan Diri dari Kelalaian Hati

Manfaat sholat tahajud yang keenam adalah menjauhkan diri dari kelalaian hati. Penjelasan tentang ini dapat ditemukan dalam hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Barang siapa mengerjakan sholat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak).

7. Menang dalam Jihad Melawan Musuh

Manfaat sholat tahajud yang ketujuh adalah meraih kemenangan dalam jihad melawan musuh. Musuh terbesar dalam diri manusia adalah hawa nafsu. Melaksanakan sholat tahajud mungkin agak berat bagi sebagian orang karena melihat waktu pengerjaannya pada jam-jam dimana kita biasanya tertidur pulas. Godaan untuk melanjutkan tidur pastinya sangat besar di waktu tersebut. Maka dari itu, orang yang bangun dari tidurnya untuk melaksanakan sholat tahajud berarti ia telah berhasil melawan godaan dalam dirinya demi beribadah kepada Allah SWT.

8. Meringankan Lamanya Berdiri pada Hari Kiamat

Manfaat sholat tahajud yang kedelapan adalah meringankan kita ketika berdiri pada hari kiamat nanti. Keterangan tentang ini sesuai yang pernah diungkapkan Ibnu Abbas ra, yang berkata:

“Barang siapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir).

9. Mencegah Perbuatan Dosa dan Menghapus Kejahatan

Manfaat sholat tahajud yang kesembilan adalah dapat mencegah diri dari perbuatan dosa dan menghapus kejahatan. Ini sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Umamah Al-Bahli ra, yang berbunyi:

“Hendakah kalian mengerjakan qiyaamullail, sesungguhnya ia adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan.” (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim)

10. Muka Tampak Berkilau dan Bercahaya

Manfaat sholat tahajud yang kesepuluh adalah membuat muka berkilau dan bercahaya. Tentang ini, pernah suatu ketika Hasan Al-Basri ra ditanya oleh seseorang, “Mengapa orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?”. Hasan Basri menjawab:

“Karena mereka menyendiri bersama Tuhan-nya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaamallail).

Terkait dengan ini pula, Imam Ibnul Qayyim pernah berkata:

“Sesungguhnya sholat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Sebagian istri memperbanyak melaksanakan sholat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, ‘Sholat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang bila wajah kami menjadi lebih bagus”.

11. Dapat Melancarkan Aliran Darah

Manfaat sholat tahajud yang kesebelas adalah dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh. Bangun pada pukul 02.30 untuk melaksanakan sholat tahajud ternyata sangat bermanfaat bagi tubuh. Pada waktu tersebut, udara disekitar sangat segar bebas dari polusi. Pada saat itu juga, tubuh mempunyai kesempatan untuk menggerak-gerakkan seluruh otot yang membuat tubuh lebih segar dan aliran darah terasa lebih lancar.

12. Jaminan Masuk Surga

Manfaat sholat tahajud ke-12 adalah mendapat jaminan masuk surga. Ini sesuai dengan keterangan dari sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, sholat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmidzi).

13. Dicintai Allah SWT

Manfaat sholat tahajud yang ke-13 adalah akan memperoleh cinta Allah SWT. Orang yang bertahajud, memilih bangun di tengah malam dan meninggalkan tidur yang nyaman demi untuk bersujud dihadapan sang pencipta. Segala pengampunan Allah akan diberikan pada orang bertahajud tersebut. Hal ini tentu saja disebabkan oleh Allah SWT telah mencintai mereka.

14. Penyelamat dari Siksa Neraka

Manfaat sholat tahajud yang ke-14 adalah dapat menyelamatkan diri dari siksa api neraka. Tentang ini, Ibnu Umar r.a pernah meriwayatkan bahwa pada masa Rasulullah SAW, ketika seseorang bermimpi, ia akan menceritakan mimpi tersebut ke Rasulullah SAW. Aku pun berharap mendapat mimpi yang dapat kuceritakan kepada Rasulullah SAW. Dia berkata,

“Aku adalah seorang anak muda perjaka. Aku tidur di masjid pada Rasululullah Saw, maka aku bermimpi seakan-akan dua malaikat mengambilku dan membawaku ke neraka, ternyata ia adalah bangunan seperti bangunan sumur. Ia memiliki dua palang seperti palang sumur. Di dalamnya terdapat manusia yang telah aku kenal. Maka aku mulai mengucapkan, ‘Aku berlindung dengan nama Allah dari neraka’. Kemudian seorang malaikat menemui keduanya, maka dia berkata kepadaku, ‘Janganlah takut!’ (Mimpi ini) aku ceritakan kepada Hafshah, maka Hafshah menceritakannya kepada Rasulullah dan beliau bersabda, “Sebaik-baik lelaki adalah Abdullah, andaikata dia mengerjakan sholat pada waktu malam.” Salim berkata, ‘setelah itu Abdullah tidak tidur pada malam hari kecuali hanya sebentar.” (HR Bukhari dan Muslim).

15. Penyebab Husnul Khatimah

Manfaat sholat tahajud yang ke-15 adalah seorang hamba akan meraih husnul khatimah di saat ajal menjemputnya. Kita semua menyadari bahwa semua yang bernyawa pasti akan berpisah dan meninggalkan dunia ini menuju tempat abadi di akhirat. Sholat tahajud sangat bermanfaat bagi siapa saja yang mengerjakannya, karena sholat ini bisa membantu orang tersebut untuk mencapai husnul khatimah.

Semoga kehadiran 15 manfaat mengerjakan sholat tahajud di atas, akan membuat kita semua lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah sholat tahajud. Tentunya, semua manfaat ini sayang untuk kita sia-siakan. Sholat tahajud ibarat hadiah dari Allah SWT untuk kita semua, maka berbahagialah kita sebagai hamba Allah, selamat bertahajud.

Sekian uraian tentang 15 Manfaat Mengerjakan Sholat Tahajud, semoga bermanfaat.

0

Your Cart